Ia Dianggap Tidak Kompeten

Kala itu, pemain sepakbola yang pernah membela Inter Milan, Manchester City, AC Milan, dan Liverpool tersebut diganjar kartu merah langsung oleh sang wasit yang memimpin jalannya pertandingan setelah ia menghina wasit Tony Chapron di babak kedua dan dalam ucapan hinaannya tersebut, ia menggunakan bahasa Inggris. Mungkin saat itu Mario Balotelli mengira bahwa Tony Chapron tidak mengerti apa yang ia katakan mengingat ia adalah orang Perancis tapi benua Eropa sendiri bisa dikatakan hampir semua penduduknya bisa berbahasa Inggris walau tidak fasih, disamping bahasa utama mereka.

Selanjutnya asosiasi sepakbola Perancis, melalui komite kedisiplinan mereka memutuskan untuk mencabut kartu kuning kedua yang diberikan kepada Mario Balotelli saat itu dan hasil ini memperbolehkan pemain sepakbola yang pernah memperkuat Inter Milan, Manchester City, AC Milan, dan Liverpool sebelumnya tersebut untuk boleh bermain di pertandingan berita bola yang dilakoni oleh Nice selanjutnya. Walaupun keputusan seorang wasit bulat dan tidak dapat diganggu gugat, namun setelah pertandingan berakhir pihak penyelenggara boleh – boleh saja merevisi keputusan wasit yang dianggap kontroversial.

Pada hari yang sama juga, komite kedisiplinan Ligue 1 meminta kepada pihak SC Bastia untuk menutup sebagian dari stadion mereka untuk tiga pertandingan berita bola dunia dan juga memberikan pengurangan satu poin kepada mereka sebagai bentuk hukuman akibat kelakuan suporter alias pendukung SC Bastia sebelumnya. Pihak Ligue 1 memang dikenal cepat dalam menyelesaikan permasalahan dalam liga Perancis ini, walaupun misalnya mendapatkan tekanan keras dari berbagai macam pihak untuk menginvestigasi sebuah kasus dan mereka mampu menyelesaikannya dengan apik segudang talenta serta trik.

Akan tetapi pemain sepakbola yang kala itu masih mengenakan nomor punggung empat puluh lima tersebut menolak panggilan dari pelatih Ghana, Claude Le Roy untuk membela tim nasional Ghana karena ia menyatakan bahwa Mario Balotelli hanya ingin bermain untuk Italia, negara yang membesarkannya nanti jika ia sudah cukup umur mendapatkan kewarganegaraan negara pizza tersebut. Memang tidak ada yang salah dalam keputusan Mario Balotelli saat itu karena adalah hak pribadi masing – masing orang untuk membela tim manapun yang mereka lebih inginkan, ditambah ia tidak pernah tinggal di Ghana.

Kala itu, Mario Balotelli terlibat dalam pertengkaran dengan punggawa Lorient bernama Steven Moreira. Kartu kuning tersebut dinilai kontroversial oleh sejumlah pengamat serta penikmat sepakbola karena keduanya tidak terlihat melakukan hal – hal yang melanggar peraturan dan keputusan wasit aneh tersebut tentu saja mengundang penolakan dari berbagai pihak, sampai – sampai beberapa punggawa dari Nice dan juga Lorient mengusulkan kepada asosiasi sepakbola Perancis untuk memberhentikan wasit yang memimpin jalannya pertandingan saat itu karena ia dianggap tidak kompeten berita bola indonesia.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.