Mendekatkan Langkah Kakinya

Setelah membahas sejumlah penampilan, rekor, serta pencapaian seorang Cristiano Ronaldo, kali ini berita bola dunia akan membahas mengenai gaya permainannya yang tidak pernah absen mengundang decak kagum jutaan pasang mata diseluruh alam semesta karena kelihaiannya mengolah sikulit bundar diatas lapangan hijau ini. Kemampuan tersebut tentu saja tidak datang dengan sendirinya namun juga disertai dengan kerja keras, sifat tekun nan ulet, serta sifat pantang menyerah yang dimilikinya sehingga Cristiano Ronaldo bisa mencatatkan namanya sebagai salah satu pemain sepakbola terbaik sepanjang masa fans barca senang meihat perlakuan kasar paulinho pada neymar.

Berkat kemenangan atas Selandia Baru tersebut, Portugal akhirnya berhasil memuncaki peringkat grup mereka dan kemudian mereka dapat melaju kebabak semifinal kompetisi piala konfederasi FIFA tersebut. Pada babak kualifikasi grup berita bola indonesia memang biasanya tidak terlalu banyak dihuni oleh tim – tim kuat dan sisanya diisi oleh tim yang boleh dibilang pas – pasan dalam materi pemain, infrastruktur, maupun juga sumber daya manusia yang dimiliki. Namun tim seperti Kosta Rika misalnya, walaupun kecil dan tidak diunggulkan tapi mereka saat itu pernah membuat gedoran didunia sepakbola internasional.

Ketika ia masih membela Sporting di Portugal juga saat musim pertamanya di Manchester United Inggris, Cristiano Ronaldo seringkali dijadikan seorang winger alias sayap tradisional pada sisi sebelah kanan lapangan bagian tengah dimana ia acapkali menjadi pemain target berita bola yang menjadi sasaran operan – operan rekan setimnya didalam area kotak pinalti. Tugas utama seorang sayap atau winger adalah membawa bola menuju depan gawang lawan kemudian mengeksekusinya, berbeda dengan penyerang murni yang hanya tinggal menunggu umpan matang dari gelandang maupun pemain lainnya saja merusak hidup pemain itu.

Secara taktis, Cristiano Ronaldo telah menjalani berbagai macam evolusi alias perubahan gaya bermain sepakbola sepanjang karir sepakbolanya selama masa hidupnya dari tahun ke tahun, dari klub ke klub lainnya. Hal ini tentu saja alami dan sedikit banyak akan berpengaruh terhadap kelangsungan karir seorang pemain dimana didikan serta asuhan juga pola permainan masing – masing pelatih berbeda, seperti yang Cristiano Ronaldo alami dari kala ia masih membela Sporting, kemudian ke Manchester United dibawah bimbingan Sir Alex Ferguson, dan akhirnya berlabuh di Real Madrid yang kerap berganti pelatih.

Cristiano Ronaldo juga mencetak gol pada pertandingan melawan Selandia Baru tadi, dan dengan total gelontoran sebanyak tujuh puluh lima buah gol, Cristiano Ronaldo menyamakan prestasi yang diraih Sandor Kocsis sebagai pencetak gol terbanyak kedua sepanjang masa pertandingan internasional piala Eropa. Hasil ini sangatlah penting bagi CR7 karena semakin mendekatkan langkah kakinya dengan rekor gol internasional terbanyak yang kala itu masih dipegang oleh Ferenc Puskas. Hal tersebut juga kian membuktikan nilai jual seorang pemain bernomor punggung tujuh itu.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.