Menjadi Bagian Dari Tim

Pada akhirnya, Gianluigi Buffon berhasil membawa tim nasional Italia lolos kualifikasi dan bertanding dipergelaran piala Eropa tahun dua ribu enam belas ketika di tanggal sepuluh bulan Oktober tahun dua ribu lima belas, penjaga gawang yang memiliki tinggi badan seratus sembilan puluh satu sentimeter tersebut membawa negaranya memenangkan pertandingan melawan Azerbaijan dengan skor akhir yang memuaskan, yakni tiga satu. Azerbaijan sendiri merupakan sebuah tim berita bola dunia yang sama sekali tidak memiliki prestasi mentereng baik dikancah regional Eropa maupun dunia internasional torehkan 78 gol bali united tersubur di liga 1.

Sedangkan pada pertandingan terakhir tim nasional Italia di fase grup pada pergelaran piala dunia tahun dua ribu empat belas dimana mereka berhadapan melawan Uruguay, Gianluigi Buffon mampu menyelamatkan gawangnya dari tendangan yang dilancarkan oleh Nicolas Lodeiro dan juga Luis Suarez yang notabene merupakan ujung tombak serangan Barcelona di Spanyol. Saat itu, Italia terpaksa harus bermain dengan sepuluh orang saja setelah Claudio Marchisio diusir oleh wasit. Pemberian kartu merah tersebut juga dinilai sangat kontroversial karena tayangan ulang tidak memperlihatkan tindakan kasar.

Saat itu, Gianluigi Buffon juga berhasil kembali mencatatkan clean sheet alias menjaga gawangnya tidak kebobolan untuk yang ketiga kalinya berturut – turut pada pergelaran piala Eropa tahun dua ribu enam belas sekaligus membawa tim nasional Italia menuntaskan misi balas dendam mereka dengan skor akhir dua kosong dari partai final piala Euro empat tahun sebelumnya dimana Gianluigi Buffon dan kawan – kawan dibuat bertekuk lutut. Pada laga berita bola ini juga bisa dibilang sebagai titik balik sebuah tim nasional Spanyol dari generasi emas ke generasi sekarang yang biasa – biasa saja bentuk apresiasinya terhadap klub.

Akhirnya Gianluigi Buffon dapat sembuh tepat waktu dari penyakit yang ia derita dan kembali menjadi penjaga gawang utama serta membela tim nasional Italia lagi pada babak enam belas besar melawan lawan yang sangat kuat dan favorit juara, Spanyol. Pada laga piala Eropa tahun dua ribu enam belas yang digelar tanggal dua puluh tujuh bulan Juni tersebut, Gianluigi Buffon mampu menciptakan penyelamatan yang sangat krusial dimenit – menit akhir. Penjaga gawang yang merupakan kapten Juventus sekaligus tim nasional Italia ini saat itu mementahkan sundulan bek Spanyol, Gerard Pique yang bermain untuk Barcelona.

Selanjutnya, Gianluigi Buffon menciptakan debut atau penampilan pertamanya bersama tim nasional Italia dibawah kepelatihan baru Antonio Conte yang pernah mengasuhnya juga di Juventus tanggal sembilan bulan September tahun dua ribu empat belas. Saat itu, Gianluigi Buffon ditunjuk menjadi kapten tim nasional Italia pada pertandingan pembukaan kejuaraan berita bola indonesia piala Eropa babak penyisihan dan melawan Norwegia dikandang mereka, Oslo. Antonio Conte sudah paham betul seluk beluk tim nasional Italia karena ia juga pernah menjadi bagian dari tim tersebut beberapa tahun silam.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.