Patrice Evra Pulang Kembali

Patrice Evra dibesarkan di Perancis dan memulai karir mengolah si kulit bundar dengan memperkuat berbagai macam klub berita bola lokal di daerah Ile de France seperti misalnya tim kampung halamannya CO Les Ulis dan juga CSF Bretigny. Sepertinya agak jarang mendengar seorang pemain sepakbola yang mulai menekuni olahraga yang satu ini namun kedua orangtuanya merupakan orang mampu dalam hal finansial karena biasanya orangtua yang kurang mampu membuat anaknya mengolah si kulit bundar sebagai jalan pintas. Namun nampaknya Patrice Evra sendiri memang menyukai sepakbola dari hatinya hadapi rijeka kesempatan milan untuk menjawab kritik.

Pada tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh tujuh silam, Patrice Evra sempat diuji coba kemampuannya bermain berita bola indonesia dengan klub sepakbola profesional dan juga hebat di Perancis sana, yakni Paris Saint Germain. Klub sepakbola besar memang sering sekali mengadakan tes ujicoba terbuka gratis bagi siapapun yang ingin menjajal kebolehan mereka masing – masing lantaran tidaklah mudah untuk masuk ke tim sekelas Paris Saint Germain, yang baru saja memboyong seorang Neymar Junior dari Barcelona dengan harga sebesar dua ratus dua puluh dua juta Euro atau kurang lebih tiga triliun Rupiah.

Satu tahun berselang, pemain sepakbola yang lahir tanggal lima belas bulan mei tahun seribu sembilan ratus delapan puluh satu ini mendapatkan kesempatannya bermain sepakbola dinegara tetangga Perancis, yakni Italia. Ketika itu, Patrice Evra menandatangani kontrak profesionalnya dengan tim berita bola dunia bernama Marsala yang terletak di Sisilia, Italia selatan. Klub yang satu ini tentu saja tidak seterkenal Juventus, Napoli, duo Milan, atau AS Roma, bahkan mereka juga belum pernah menembus divisi teratas sepakbola negara spagetti tersebut, Serie A Italia mereka tetap langganan tampil.

Selanjutnya, Patrice Evra mencatatkan debut alias penampilan perdananya dikancah pesepakbolaan profesional bersama Marsala tadi, dan pada musim berikutnya ia langsung hengkang ke Monza, salah satu klub lain di Italia yang prestasinya juga sama sekali tidak mencolok. Memang tidak mudah bagi seorang pesepakbola untuk langsung mencatatkan debut yang sangat manis bersama klub besar dan rata – rata pesepakbola yang melakukan hal itu tidak memiliki masa depan yang bagus walau tenti saja pengecualian tetap ada, seperti misalnya Lionel Messi atau didikan akademi lokal Barcelona lainnya.

Setelah satu tahun bermain mengolah si kulit bundar memperkuat Monza, Patrice Evra pulang kembali ke negara dimana ia dibesarkan, Perancis. Disitu, pemain sepakbola yang memiliki tinggi badan seratus tujuh puluh empat sentimeter ini bergabung dengan Nice, yang sekarang ini merekrut seorang Mario Balotelli mantan penyerang tajam tim nasional Italia dan juga Internazionale juga AC Milan. Nice sendiri dimasa kini kiprahnya di Ligue 1 Perancis tidaklah terlalu mentereng, lantaran mereka kerap gagal menembus zona liga champions, kalah bersaing dengan AS Monaco, Paris Saint Germain, dan juga Marseille.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.