Pengaruh Utamanya Dalam Bermain

Posisi seorang Zlatan Ibrahimovic yang jauh lebih masuk ke dalam barisan pertahanan tim lawan tersebut juga membuat dirinya mampu mundur ke belakang atau lebih tepatnya membantu para gelandang berita bola dunia untik menjemput si kulit bundar, karena kebanyakan penyerang atau pemain sepakbola bintang yang berposisi di depan pada umumnya malas menjemput bola ke belakang. Contoh adalah seorang Mario Balotelli dan juga Cristiano Ronaldo sebelum ia bergabung dengan Real Madrid dimana keduanya rata – rata hanya menunggu umpan dari rekan setimnya saja andik vermansyah bakal berkostum bali united musim depan.

Tidak hanya disitu saja, Zlatan Ibrahimovic juga sering sekali dipuji oleh para pengamat sepakbola karena kreativitasnya kala mengolah si kulit bundar disampung juga kemampuannya menggiring bola. Hal ini sebenarnya merupakan sebuah anomali atau kelainan karena semakin tinggi tubuh seorang pemain sepakbola, maka akan semakin sulit untuk dirinya mengendalikan bola akibat daya gravitasi yang lebih rendah. Contoh adalah Lionel Messi yang karena tubuhnya yang pendek itu maka ia bisa mengontrol berita bola dengan sempurna tapi hal ini juga tidak seratus persen selalu terjadi.

Lalu Zlatan Ibrahimovic juga sudah sangat sering sekali dibanding – bandingkan dengan legenda sepakbola asal Belanda bernama Marco van Basten dan hal ini disebabkan oleh kemiripan gaya permainan mengolah si kulit bundar keduanya serta tingkat keahlian mereka berdua untuk menggelontorkan gol melalui tendangan yang kencang, baik itu tendangan biasa maupun voli. Kedua teknik ini membutuhkan latihan serta penerapan yang harus sempurna ketika berlaga di atas lapangan hijau karena sama sekali tidak mudah dalam pengeksekusiannya ketika berhadapan dengan tim lawan neymar junior ke menara eiffel.

Selanjutnya juga kemampuan atletik seorang Zlatan Ibrahimovic yang memukau serta kelihaiannya merebut si kulit bundar ketika sedang melompat ke udara membuat dirinya mampu menggelontorkan sejumlah gol dari cara – cara yang dianggap akrobatik oleh kebanyakan penonton dan penikmat olahraga yang satu ini sepanjang karirnya. Bahkan media olahraga asal Italia sempat memberikan julukan kepada pemain dengan tinggi badan seratus sembilan puluh lima sentimeter ini yaitu “Ibracadabra” ketika ia masih membela Juventus, Inter Milan, maupun AC Milan karena sihir magisnya yang menakjubkan.

Akan tetapi walaupun sering dibanding – bandingkan gaya permaiannnya dengan seorang legenda Belanda, Marco van Basten, Zlatan Ibrahimovic sendiri menolaknya mentah – mentah dan mengatakan bahwa pengaruh utamanya dalam bermain sepakbola adalah idola masa kecilnya, mantan megabintang tim nasional Brasil Ronaldo yang ia anggap sebagai pemain sepakbola terbaik sepanjang masa. Ronaldo sendiri pernah menanggapi pernyataan Zlatan Ibrahimovic tersebut dengan mengatakan bahwa penyerang yang pernah menjadi kapten tim nasional Swedia itu lebih baik darinya di masa prima berita bola indonesia.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.