Sejumlah Besar Raihan Trofi

Kala itu Lionel Messi yang berumur tujuh belas tahun, tiga bulan, dan dua puluh dua hari menjadi pemain sepakbola termuda kala itu yang mewakili Barcelona didalam sebuah pertandingan resmi pada seluruh macam kompetisi. Pada usia tujuh belas tahun biasanya orang – orang masih duduk dibangku sekolah, lebih tepatnya disekolah menengah atas atau sederajat namun Lionel Messi sudah berada diatas lapangan hijau berdiri bersama – sama pemain berita bola indonesia kelas kakap lain juga mendapatkan gaji yang sudah dapat dipastikan lebih tinggi dibandingkan pekerja kantoran pada umumnya mulus di laga ujicoba ps tni percaya diri sambut liga 1 2018.

Akan tetapi pada pertandingan El Clasico antara Barcelona melawan Real Madrid tertanggal dua bulan Maret tahun dua ribu sembilan, Lionel Messi bermain untuk pertama kalinya sebagai false nine, dimana ia diposisikan sebagai penyerang tengah atau center forward tapi juga diharuskan untuk mundur jauh kebelakang kegaris tengah lapangan hijau guna mengoneksikan sambungan serangan atau pertahanan dengan dua gelandang Barcelona yang dianggap sebagai jendral lapangan tengah berita bola, Xavi dan juga Andres Iniesta dimana keduanya sempat menjadi finalis penerima Ballon d’Or.

Setelah pengalamam manis itu, Barcelona terus menerus mengalami kemakmuran dalam hal memenangkan sejumlah trofi yang berlanjut hingga paruh kedua tahun dua ribu sembilan, dimana Barcelona menjadi klub sepakbola pertama didunia sepanjang sejarah yang mampu mencapai sextuple, yakni berhasil memenangkan enam trofi tingkat tinggi dalam satu tahun atau satu musim sepakbola bergulir. Hal ini tidak lepas dari jasa seorang arsitek handal Barcelona saat itu, Josep Guardiola yang tahu dan mampu meramu keseimbangan tim berjuluk Blaugrana itu dengan sempurna tanpa celah sedikitpun baktinya untuk negara portugal.

Belum sampai disitu pencapaian seorang Lionel Messi pada tahun dua ribu dua belas, ia juga menjadi pilihan favorit pelatih internasional serta pemain – pemain sepakbola diseluruh dunia internasional dalam perburuan penghargaan Ballon d’Or atau bola emas yang menandakan seorang pesepakbola terbaik pada tahun tersebut dan Lionel Messi berhasil membawa pulang piala individu tersebut, serta menjadikan namanya sebagai satu – satunya orang dalam sejarah sepanjang masa yang mampu memenangkan penghargaan Ballon d’Or itu total sebanyak empat kali, dan tiga diantaranya diraihnya secara beruntun.

Beberapa hari selanjutnya didalam wawancara dengan salah satu media olahraga terkemuka di Spanyol, Sergio Ramos mengatakan dengan nada bercanda bahwa ia tidak menjatuhkan trofi berita bola dunia itu, tapi trofi tersebut menjatuhkan dirinya sendiri dengan cara melompat kebawah untuk bertemu para penggemar. Piala itu pada akhirnya digantikan sesegera mungkin dengan versi cadangan yang memang selalu disediakan apabila hal seperti ini terjadi dan kemudian dipamerkan dimuseum resmi Real Madrid, dimana mereka juga memamerkan sejumlah besar raihan trofi yang telah didapatkan oleh klub kaya raya itu.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.