Tidak Boleh Ikut Campur

Kemudian pada tanggal sembilan belas bulan Mei tahun dua ribu dua belas, Thomas Muller berhasil menggelontorkan gol pembuka pada pertandingan final Liga Champions musim berita bola kala itu dimana Bayern Munich harus berhadapan melawan wakil kuat asal Inggris, Chelsea dengan melakukan sebuah tandukan alias sundulan yang sangat kuat. Seorang penyerang harus mampu memanfaatkan seluruh bagian tubuhnya kecuali lengan untuk dapat menjebol gawang lawan dan kepala menjadi alat utama selain kaki kiri dan kanan untuk menghasilkan poin bagi tim yang ia bela seperti ini.

Akan tetapi walaupun Thomas Muller berhasil mencetak satu buah gol, pemain sepakbola kelahiran Weilheim, Jerman Barat ini harus rela digantikan oleh sang pelatih Jupp Heynckes. Memang keberhasilan seorang pemain sepakbola, pada posisi apapun dia bermain, tidak menjadi jaminan bahwa dirinya akan seratus persen bermain hingga laga usai dan hal yang sama terjadi pada seorang Thomas Muller kala itu. Pelatih Jupp Heynckes yang menangani Bayern Munich saat itu memutuskan untun mengganti strategi berita bola dunia yang mereka terapkan dan Thomas Muller harus rela diganti.

Namun sialnya, Bayern Munich harus bertekuk lutut di partai final Liga Champions musim dua ribu sebelas hingga dua ribu dua belas tersebut dan menyerahkan gelar juara kepada Chelsea, wakil kuat dari Inggris yang kala itu dilatih oleh pelatih asal Italia, Roberto Di Matteo yang pernah menjadi asisten Jose Mourinho selama bertahun – tahun lamanya ketika arsitek ahli taktik tersebut melatih klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu. Ini adalah kali kedua Bayern Munich gagal mengangkat trofi Liga Champions di partai final setelah musim sebelumnya mereka juga tunduk di laga pamungkas serta melakukan tindakan kekerasan terhadap sesama.

Bayern Munich kalah dari Chelsea setelah melewati dua kali empat puluh lima menit reguler yang dilanjutkan ke babak tambahan, dua kali lima belas menit. Namun pertandingan berita bola indonesia tersebut terbukti berjalan sangat alot sehingga wasit secara terpaksa harus meniup peluit tanda adu pinalti dilaksanakan. Thomas Muller yang sebelumnya sudah digantikan oleh pemain Bayern Munich yang lain tentu saja tidak mendapatkan kesempatan untuk mengambil tendangan itu. Disini seorang Petr Cech membuktikan kelasnya dengan memblokir dua tendangan pemain klub yang bermarkas di Allianz Arena tersebut serta ezra walian starter lawan filipina netizen mainnya mirip luca toni.

Setelah itu, Thomas Muller menyatakan betapa kecewanya pemain sepakbola yang mengenakan nomor punggung dua puluh lima tersebut terhadap total waktu yang harus ia habiskan dengan duduk di bangku cadangan beberapa waktu terakhir. Hal ini terkait digantinya Louis van Gaal yang senang sekali memainkan Thomas Muller dengan Jupp Heynckes dimana secara otomatis berbeda pelatih maka strategi yang mereka terapkan tentu akan berbeda juga. Seorang pemain sepakbola seharusnya tidak boleh ikut campur dalam pembentukan strategi tim, setidaknya tidak secara langsung.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.