Tindak Kekerasan Terhadap Sesama

Selanjutnya pada bulan Desember tahun dua ribu dua belas, Zlatan Ibrahimovic menerima tuduhan yang dilancarkan kepadanya dari pemain bertahan Olympique Pyon bernama Dejan Lovren dan juga presiden direktur klub tersebut Jean-Michel Aulas karena pemain sepakbola yang memiliki tinggi badan mencapai seratus sembilan puluh lima sentimeter tersebut dikabarkan dengan sengaja menginjak kepada Dejan Lovren ketika bek berita bola tersebut sedang tersungkur di atas lapangan hijau setelah terjatuh akibat nemerima tekelan dari punggawa Paris Saint Germain itu.

Kemudian di bulan Februari tahun dua ribu tiga belas, UEFA yang merupakan asosiasi federasi sepakbola seluruh Eropa memberikan sanksi larangan dua pertandingan berita bola dunia kepada Zlatan Ibrahimovic karena pemain sepakbola yang memiliki darah Bosnia dari ayahnya dan Kroasia dari ibunya serta memiliki kewarganegaan Swedia ini lagi – lagi menginjak sayap klub asal Spanyol, Valencia yang bernama Andres Guardado. Seorang Zlatan Ibrahimovic rasanya sering sekali melakukan tindak kekerasan terhadap sesama pemain sepakbola dengan menginjak mereka.

Lalu di bulan Maret tahun dua ribu tiga belas, pemain sepakbola yang berposisi sebagai sayap tim nasional Brasil dan juga merupakan rekan setim Zlatan Ibrahimovic di Paris Saint Germain mengklaim bahwa pemain sepakbola yang pernah membela Malmo FF, Ajax Amsterdam, Inter Milan, Juventus, AC Milan, Barcelona, Paris Saint Germain, dan Manchester United tersebut sering sekali menghina atau bahkan merendahkan teman satu klubnya, entah itu Lucas sendiri maupun yang lain. Setidaknya Zlatan Ibrahimovic harus menjaga ucapannya itu kepada rekannya sendiri dan menguranginya ke lawannya yang kerap keluar sebagai juara.

Lucas, yang merupakan mantan rekan setim Zlatan Ibrahimovic ketika ia masih membela Paris Saint Germain mengatakan bahwa pemain sepakbola yang pernah menjadi kapten tim nasional Swedia tersebut selalu meminta si kulit bundar untuk diberikan kepadanya dan juga ia sering sekali mencaci maki rekan setimnya sendiri. Terkadang juga Zlatan Ibrahimovic merupakan pribadi yang agak arogan dan sangat sering mengeluh. Namun pada beberapa saat kemudian, Lucas mengatakan bahwa keterangannya tersebut dipelintir oleh media berita bola indonesia dan tidak diartikan dengan benar serta gadis cantik ini hampir menjadi korban pengeroyokan suporter.

Tidak hanya sampai disitu saja, pada bulan Mei tahun dua ribu tiga belas Zlatan Ibrahimovic tertangkap kamera sedang berteriak kepada direktur olahraga Paris Saint Germain Leonardo yang merupakan mantan pelatih Inter Milan setelah klub yang bermarkas di Parc des Princes tersebut berhasil memenangkan gelar juara Ligue 1 Perancis. Dari keterangan Lucas dan juga berbagai macam peristiwa yang terjadi, bisa disimpulkan bahwa Zlatan Ibrahimovic tidak pandang bulu dalam melancarkan kata – katanya yang bersifat merendahkan dan ini tidak baik bagi reputasi seorang pemain sepakbola.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.